4 Jenis dan Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Share supaya bermanfaat

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Sebelum membahas jenis-jenis lubang diwajah atau scar, yuk kenali dulu apa itu scar?

Scar adalah suatu jaringan yang menggantikan sel-sel kulit yang normal pasca terjadinya luka dikulit. Luka di kulit bisa terjadi akibat bekas operasi, jerawat sampai luka benda tajam.

Mengapa scar terlihat tidak semulus kulit normal? kolagen pada scar berbeda dengan kulit normal sehingga memungkinkan terjadi  gangguan pada fungsi kulit seperti tidak tumbuhnya rambut atau kelenjar keringat pada daerah scar.

Lanjut membahas pada jenis-jenis scar, scar terbagi menjadi 2 ada atrophic acne scar dan hypertrophic acne scar.

Atrophic acne scar adalah kelainan kulit yang bisa muncul ketika sel kulit tidak mampu memproduksi kolagen yang cukup untuk mengisi area yang rusak. Akibatnya, terjadilah indentasi (cekungan) di kulit. Terdapat 3 jenis Atrophic acne scar

Ice Pick Scar

Ice pick scar merupakan luka bekas cystic acne yang biasa terjadi pada area rahang, dagu, dan pipi. Ice pick scar meninggalkan bekas luka seperti tusukan layaknya pemecah es. Ice pick scar tergolong bekas jerawat yang sangat dalam, bahkan hingga mencapai lapisan dermis dan paling susah untuk ditangani.

Boxed Scar

Jerawat yang meradang dapat memicu munculnya boxed scar. Boxed scar merupakan lubang bekas jerawat yang tidak terlalu dalam tetapi memiliki bentuk yang cukup terlihat jelas. Penyebab munculnya boxed scar adalah hilangnya kolagen dan rusaknya jaringan dikulit. Jika boxed scar terlanjur nampak maka Anda jangan khawatir, Anda bisa melakukan perawatan punch excision, punch elevation, dermal filler, atau laser resurfacing.

Rolling Scar

Rolling scar merupakan luka bekas jerawat yang meninggalkan bekas layaknya seperti ombak, menjadikan kulit tampak naik dan turun diarea bekas luka. Rolling scar dapat muncul akibat permasalahan jerawat dalam jangka waktu yang panjang.

Hal yang bisa dilakukan untuk menangani bekas jerawat ini adalah dengan melakukan laser treatment untuk meratakan permukaan kulit kembali. Selain itu, facial filler juga dapat menjadi alternatif lain untuk mengatasi rolling scar.

Sedangkan hypertrophic acne scar merupakan suatu benjolan yang muncul akibat bekas luka atau jerawat. Hypertrophic scar terjadi karena tubuh tidak sengaja memproduksi terlalu banyak sel saat sedang berusaha memperbaiki sel kulit yang rusak akibat inflamasi.

Untuk mengatasi hypertrophic scar baiknya dengan memberi suntikan steroid atau costisone. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan produk retinol topical dan laser treatment. Cara ini dianggap lebih ampuh dibanding dengan pengangkatan keloid melalui operasi.

Itulah tadi jenis scar yang mungkin saja terjadi pada kulit Anda. Jangan tunggu sampai parah, segera konsultasikan bersama dokter kulit kepercayaan Anda.