Akibat Sering Mengelupas Kulit, Wanita ini Menyesal

Share supaya bermanfaat

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Kebiasaan mengelupas kulit mungkin sudah diketahui betapa bahayanya, tetapi masih ada saja orang yang punya kebiasaan untuk mengelupas kulit. Salah satunya adalah Lauren Brown, seorang jurnalis dari London.

Di postingan blognya ia bercerita bagaimana ia punya kebiasaan mengelupas kulit dan jerawat sehingga kulitnya rusak. Dan ternyata kebiasaan tersebut bukan sekadar karena lagi gabut atau bosan, melainkan terjadi karena banyak faktor.

Kebiasaan tersebut tentu dilihat langsung oleh rekan kerja dan teman-teman Lauren. Mereka sampai menegur Lauren tiap kali ia mulai menarik ujung kulit kering pada jempol tangan nya. Pengelupasan kulit Lauren terjadi sangat parah karena sering terjadi.

“Menurut psikiatris saya, kebiasaan ini muncul karena saya punya masalah mental bernama kecemasan (anxiety disorder). Ketika saya berbicara dengan orang-orang, tanpa sadar saya menelusuri kulit sekitar rahang, garis rambut, leher, dagu, dan pipi, mencoba menemukan kulit kering untuk dikelupas. Gerakan ‘otomatis’ itu membantu saya menemukan relaksasi dan kontrol yang tidak saya alami saat ini. Karena ketika anxiety saya sedang muncul, saya tidak bisa merasakan kontrol lagi.”

Anxiety disorder menyebabkan kebiasaan tersebut menjadi compulsive disorder (kebiasaan kompulsif) yang penyebab dasarnya adalha mekanisme untuk menghadapi perasaan tidak nyaman tersebut (coping mechanism).

Lauren Brown pun mempelajari akibat berbahaya mengelupas kulit untuk membuat dirinya menghilangkan kebiasaan tersebut. Selain itu, ia juga melakukan terapi psikologis dan mengkonsumsi obat dari psikiater guna menyembuhkan penyakit mental yang dideritanya.

“Masalah selanjutnya adalah bagaimana menghilangkan bekas luka dari kulit yang saya kelupas.”
ucap Lauren.

Itu lah mengapa kebiasaan mengelupas kulit perlu kita sadari penyebabnya dan perlu kita ingat mengapa mengelupas kulit merupakan kebiasaan yang berbahaya. Buat anda atau teman anda yang mempunyai kebiasaan mengelupas kulit, segera konsultasi ke dokter spesialis kulit maupun dokter spesialis kejiwaan, karena kebiasaan tidak sehat itu pasti memiliki akar masalah psikologis. Jika dibiarkan saja, kebiasaan tersebut bisa makin buruk.

Jika kulit sudah terlanjur memiliki bekas luka (scar) akibat mengelupas kulit, jangan berkecil hati. Dokter spesialis kulit memiliki treatment untuk mengatasi scar dengan metode skin resurfacing. Metode ini akan mengganti lapisan kulit yang sudah “rusak” oleh scar dengan lapisan kulit baru melalui paparan Radio Frequency (RF). []