Alergi 101

Share supaya bermanfaat

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

APA YANG DIMAKSUD DENGAN ALERGI ?

Alergi merupakan suatu reaksi dari sistem imun tubuh yang terjadi karena suatu zat atau substansi yang disebut alergen. Zat tersebut dianggap berbahaya oleh tubuh, meski sebenarnya tidak. Inilah yang kemudian mengakibatkan munculnya gejala.

Ketika sistem imun bereaksi, efek samping yang bisa terjadi berupa reaksi alergi. Beberapa penyebab alergi dapat berasal dari makanan tertentu, obat-obatan, serbuk sari, gigitan serangga atau tungau, dan lainnya.

Alergi terjadi ketika seseorang mengalami paparan dari alergen yang dianggap berbahaya oleh tubuh, sehingga tubuh pun memproduksi antibodi. Setiap kali tubuh terpapar oleh alergen yang sama, produksi antibodi dapat meningkat, sehingga memicu keluarnya histamin yang mengakibatkan munculnya gejala alergi.

Apa yang dapat memicu alergi?

Sesuatu yang dapat memicu alergi disebut allergen. Normalnya pada sebagian orang alergen tidak menimbulkan reaksi pada tubuh tertentu. Namun, beda halnya pada orang yang memiliki alergi terhadap alergen tersebut, sistem imun akan mendeteksi adanya bahaya bagi tubuh sehingga menimbulkan reaksi.

Alergen pada setiap orang dapat berbeda-beda. Beberapa contoh alergen adalah debu, bulu hewan peliharaan, kacang, gigitan serangga, obat-obatan, dan bahan lateks.

Bagaimana gejala yang ditimbulkan?

Gejala pada setiap orang dapat berbeda-beda. Gejala yang muncul bisa berupa bersin-bersin, hidung berair, mata memerah dan gatal, ruam kulit yang terasa gatal, hingga sesak napas.

Berikut adalah alergi yang menyerang kulit

Ruam adalah peradangan dan perubahan warna yang terjadi pada kulit. Timbulnya gatal-gatal, benjol, mengelupas, bersisik, atau iritasi adalah bentuk-bentuk reaksi pada kulit yang mengalami ruam. Ruam kulit bisa disebabkan oleh alergi, efek samping penggunaan obat atau kosmetik, dan berbagai macam penyakit. 

Bagaimana mengobati alergi?

Mengobati alergi harus dengan menghindari apa yang menjadi allergen. Selain itu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sehingga akan mendapatkan penanganan yang tepat.

1. Dengan obat antihistamin

Histamin adalah zat kimia di tubuh yang bisa memicu reaksi alergi di tubuh, termasuk rasa gatal. Dengan mengonsumsi obat antihistamin, maka kadar zat ini akan menurun dan rasa gatal alergi yang Anda rasakan pun dapat mereda.

2. Menggunakan obat atau salep kortikosteroid

Obat minum atau salep yang mengandung kortikosteroid juga dinilai efektif untuk bantu kurangi rasa gatal, baik itu karena alergi atau kondisi lainnya.

3. Mengoleskan pelembab kulit

Rasa gatal, termasuk yang disebabkan oleh alergi bisa membuat kulit menjadi kering. Mengoleskan pelembab, akan membuat air tersimpan di permukaan kulit, sehingga kondisi kering dan gatal bisa mereda.

4. Memberikan kompres dingin

Menutup area yang gatal dengan kompres dingin, efektif untuk membantu meredakan kondisi ini. Anda bisa lakukan cara ini beberapa kali sehari hingga rasa gatal sudah benar-benar hilang.

5. Mandi atau berendam air hangat

Berendam dengan air hangat yang sudah dicampur oatmeal ataupun baking soda, dapat membantu mengurangi rasa gatal alergi yang Anda rasakan. Selain berendam, mandi dengan air hangat juga bisa memberikan manfaat yang sama.

6. Mengoleskan salep dingin

Menggunakan salep gatal berbahan calamine yang juga mengandung menthol, sangat bermanfaat untuk mengurangi rasa gatal akibat alergi. Anda juga dapat mencoba menggunakan salep berbahan capsaicin.

7. Mengenakan pakaian yang longgar

Menggunakan pakaian yang longgar bisa mengurangi gesekan kulit dengan bahan yang Anda kenakan. Selain itu, tubuh juga akan terasa lebih dingin dan membuat penyembuhan gatal lebih cepat berlangsung.

Kapan rasa gatal alergi harus langsung diperiksakan ke dokter?

Gatal alergi harus segera diperiksakan ke dokter apabila kemunculannya disertai dengan gejala alergi lain yang parah, seperti:

  • Pembengkakan di wajah atau tenggorokan
  • Kesulitan bernapas
  • Alergi yang terjadi merata di seluruh tubuh

 

Gejala alergi yang parah bisa menghambat jalan nafas sehingga seseorang akan kekurangan oksigen. Apabila tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin bisa berujung pada kondisi yang paling parah yaitu kematian. Namun, hal ini jarang terjadi.Meski tidak muncul gejala di atas, Anda juga sebaiknya memeriksakan kondisi gatal akibat alergi apabila kondisi ini tidak kunjung mereda setelah tiga hari. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter umum terlebih dahulu. Jika kemudian kondisi Anda dirasa membutuhkan perawatan yang lebih intensif dan rinci, dokter akan merujuk ke dokter spesialis kulit.