Pernahkah Anda merasakan gatal hebat hanya di area tertentu, seperti lengan, punggung, atau kaki? Kondisi ini dalam istilah medis disebut pruritus terlokalisasi dan sering kali mengganggu aktivitas harian serta kualitas tidur.
Menggaruk memang bisa memberikan kelegaan sesaat, namun kebiasaan ini justru dapat memperparah iritasi hingga memicu infeksi bakteri. Oleh karena itu, memahami penyebab gatal menjadi langkah awal yang sangat penting agar penanganan yang dilakukan tepat sasaran.
Penyebab Umum Gatal pada Kulit Bagian Tertentu
Gatal yang hanya muncul di area tertentu biasanya dipicu oleh faktor eksternal maupun kondisi kulit spesifik. Berikut beberapa penyebab yang paling sering terjadi.
Dermatitis Kontak
Dermatitis kontak merupakan reaksi peradangan kulit akibat paparan zat tertentu, baik yang bersifat iritan maupun alergen.
Iritan yang sering memicu kondisi ini antara lain sabun cuci, deterjen, dan bahan kimia keras.
Sementara itu, reaksi alergi dapat muncul akibat kontak dengan perhiasan logam seperti nikel, kosmetik tertentu, atau lateks.
Baca Juga : Perbedaan Jerawat PIE dan PIH
Gigitan Serangga
Gigitan nyamuk, tungau, atau kutu kasur sering menyebabkan bentol merah yang terasa sangat gatal. Biasanya, gatal hanya muncul di area kulit yang tergigit.
Infeksi Jamur (Kurap)
Infeksi jamur kulit umumnya menyerang area lembap seperti lipatan paha, sela-sela jari kaki, atau bagian bawah payudara. Ciri khasnya berupa bercak merah berbentuk cincin dengan tepi yang terasa lebih gatal.
Kulit Kering (Xerosis)
Beberapa area tubuh seperti siku, lutut, dan tulang kering memiliki kelenjar minyak yang lebih sedikit sehingga lebih mudah mengalami kulit kering dan terasa gatal.
Neurodermatitis
Neurodermatitis adalah kondisi kronis yang ditandai dengan rasa gatal hebat akibat siklus garuk dan gatal yang berulang. Area yang sering terdampak meliputi pergelangan tangan, leher, dan kaki.
Cara Mengatasi Gatal di Rumah
Sebelum memutuskan untuk berobat ke fasilitas kesehatan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk meredakan gatal.
Kompres Dingin
Tempelkan kain bersih yang dibasahi air dingin atau es batu yang dibungkus kain pada area gatal selama 10–15 menit untuk membantu mengurangi peradangan.
Gunakan Pelembap
Aplikasikan pelembap hypoallergenic tanpa pewangi secara rutin untuk menjaga kelembapan kulit dan mencegah gatal akibat kulit kering.
Hindari Menggaruk
Usahakan untuk tidak menggaruk area yang gatal. Memotong kuku pendek atau menggunakan sarung tangan saat tidur dapat membantu mencegah luka akibat garukan tanpa sadar.
Gunakan Pakaian Longgar
Pilih pakaian berbahan katun yang longgar dan menyerap keringat guna mengurangi gesekan serta iritasi pada kulit.
Baca Juga : Kapan Harus ke Dokter Kulit & Dokter Umum
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter atau dokter spesialis kulit jika gatal yang Anda alami:
Berlangsung lebih dari dua minggu meskipun sudah dilakukan perawatan mandiri.
Sangat mengganggu hingga menyebabkan sulit tidur.
Menyebar ke area tubuh yang lebih luas.
Disertai tanda infeksi seperti nanah, pembengkakan, atau demam.
Kesimpulan
Gatal pada kulit bagian tertentu dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari dermatitis kontak, gigitan serangga, infeksi jamur, hingga kondisi kronis seperti neurodermatitis. Mengenali penyebabnya merupakan kunci utama agar penanganan yang dilakukan efektif dan tidak berulang.
Jika keluhan tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit agar mendapatkan diagnosis dan terapi yang tepat. Kulit yang sehat adalah fondasi kenyamanan dan kualitas hidup yang lebih baik.
Baca Juga : Impetigo Krustosa




