Varises: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Urat Menonjol di Kaki

Melihat urat biru atau ungu yang berkelok dan menonjol di kaki sering kali dianggap sekadar gangguan penampilan. Padahal, varises bukan hanya soal estetika. Ia adalah sinyal bahwa sistem pembuluh darah vena sedang bekerja ekstra dan tidak optimal.

Jika dibiarkan, varises bisa berkembang dari rasa pegal ringan menjadi masalah yang mengganggu aktivitas harian. Mari pahami lebih dalam penyebab, gejala, hingga cara mengatasinya.


Apa Itu Varises?

Varises adalah pelebaran dan pembengkakan pembuluh darah vena, paling sering terjadi di area kaki. Kondisi ini muncul ketika katup vena melemah atau rusak.

Dalam kondisi normal, katup vena berfungsi seperti pintu satu arah yang membantu darah mengalir kembali ke jantung. Saat katup melemah, darah justru mengalir mundur dan menumpuk di vena kaki. Akibatnya, vena melebar, menonjol, dan tampak jelas di permukaan kulit.


Penyebab Varises yang Paling Umum

Varises tidak muncul begitu saja. Ada beberapa penyebab varises yang berperan:

1. Faktor Usia

Seiring bertambahnya usia, elastisitas dinding pembuluh darah menurun sehingga lebih mudah melebar.

2. Jenis Kelamin

Perempuan lebih rentan mengalami varises akibat pengaruh hormon, terutama saat kehamilan, menstruasi, atau menopause.

3. Berdiri atau Duduk Terlalu Lama

Aktivitas statis dalam waktu lama menghambat sirkulasi darah di kaki, membuat tekanan dalam vena meningkat.

4. Faktor Genetik

Jika orang tua memiliki riwayat varises, risiko Anda juga meningkat.

5. Obesitas

Berat badan berlebih memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah kaki.

Baca Juga : Kulit Sering Mengelupas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya


Gejala Varises: Dari Ringan hingga Berat

Tidak semua varises langsung terlihat mencolok. Gejala awal sering kali terasa samar, seperti:

  • Kaki terasa berat dan pegal
  • Sensasi panas atau berdenyut di kaki
  • Kram kaki di malam hari
  • Muncul spider veins atau urat halus kebiruan
  • Gatal di sekitar vena yang menonjol

Jika tidak ditangani, varises dapat menyebabkan:

  • Perubahan warna kulit menjadi kecoklatan
  • Bengkak kronis
  • Perdarahan ringan akibat benturan
  • Luka sulit sembuh yang disebut ulkus varises

Cara Mengobati Varises di Kaki

Penanganan varises tergantung tingkat keparahannya. Berikut beberapa metode yang umum dilakukan:


1. Perubahan Gaya Hidup (Untuk Varises Ringan)

Langkah sederhana ini sering kali sangat membantu:

  • Rutin berolahraga seperti jalan kaki, berenang, atau bersepeda
  • Mengangkat kaki lebih tinggi dari jantung saat beristirahat
  • Menghindari duduk atau berdiri terlalu lama
  • Menjaga berat badan tetap ideal

Aktivitas ini membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi tekanan pada vena.


2. Menggunakan Kaus Kaki Kompresi

Compression stockings memberikan tekanan lembut pada kaki untuk membantu darah mengalir kembali ke jantung. Metode ini efektif mengurangi bengkak dan rasa berat pada kaki.


3. Tindakan Medis (Untuk Varises Berat)

Jika varises sudah menimbulkan nyeri atau komplikasi, dokter mungkin menyarankan prosedur berikut:

Skleroterapi

Penyuntikan larutan khusus ke dalam vena untuk menutup pembuluh darah yang rusak.

Ablasi Vena (Laser atau Radiofrekuensi)

Menggunakan energi panas untuk menutup vena varises dari dalam.

Operasi Vein Stripping atau Ligasi

Pengangkatan vena yang mengalami kerusakan parah.

Baca Juga : Waspada! 5 Penyakit Kulit yang Sering Muncul Saat Banjir


Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter, khususnya spesialis bedah toraks dan vaskular, jika Anda mengalami:

  • Nyeri hebat di area varises
  • Bengkak yang tidak kunjung membaik
  • Luka terbuka di sekitar pergelangan kaki
  • Perubahan warna kulit yang signifikan

Penanganan dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.


Kesimpulan

Varises bukan sekadar urat menonjol di kaki. Ia adalah tanda gangguan sirkulasi yang perlu diperhatikan. Dengan mengenali gejala dan penyebab varises sejak awal dan menerapkan gaya hidup aktif, risiko komplikasi dapat ditekan.

Kaki menopang seluruh aktivitas Anda setiap hari. Merawat sirkulasinya berarti menjaga fondasi tubuh tetap kuat dan nyaman melangkah.

Baca Juga : Ciri-Ciri Kulit Dehidrasi: Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *