Eritema Multiformis: Penyebab, Gejala, Faktor Risiko, dan Pengobatan

Pengertian Eritema Multiformis

Penyakit ini sering muncul akibat reaksi alergi pada kulit yang muncul akibat respons berlebihan dari sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini paling sering dipicu oleh infeksi, terutama virus seperti herpes simplex dan Epstein-Barr. Kelainannya tidak hanya muncul di kulit, tetapi juga bisa mengenai area selaput lendir, misalnya di bibir, mulut, atau mata.


Penyebab Eritema Multiformis

Sampai saat ini, penyebab pasti eritema multiformis belum diketahui secara jelas. Namun, kondisi ini sering dikaitkan dengan beberapa pemicu, seperti infeksi, penggunaan obat tertentu, atau paparan zat kimia.

Infeksi yang Dapat Memicu

Beberapa jenis infeksi yang sering berhubungan dengan eritema multiformis antara lain:

  • Virus: herpes simplex, Epstein-Barr, varicella zoster, adenovirus, hepatitis, virus Corona, HIV, hingga cytomegalovirus
  • Bakteri: Mycoplasma pneumoniae, Neisseria meningitidis, Treponema pallidum, dan Mycobacterium avium complex
  • Jamur: Histoplasma capsulatum, Coccidioides, dan dermatofita
  • Parasit: Toxoplasma gondii dan Trichomonas

Baca Juga : Penyakit Kulit yang Sering Dianggap Sepele

Obat-obatan Pemicu

Pada sebagian orang, eritema multiformis juga bisa muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, seperti:

  • Antibiotik, misalnya sulfonamida, penisilin, dan nitrofurantoin
  • Obat penenang golongan barbiturat
  • Obat pereda nyeri dan radang (OAINS), seperti ibuprofen
  • Obat antikejang, seperti phenytoin dan carbamazepine
  • Obat golongan fenotiazin
  • Beberapa jenis vaksin, seperti BCG, polio, tetanus, dan difteri

Faktor Risiko

Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami eritema multiformis, antara lain:

  • Usia 20–40 tahun
  • Memiliki riwayat infeksi herpes
  • Menggunakan obat-obatan tertentu, termasuk kortikosteroid
  • Mengalami gangguan sistem imun, seperti HIV/AIDS
  • Pernah menjalani transplantasi sumsum tulang
  • Mengidap penyakit kanker

Baca Juga : HIFU, Perawatan Kulit Non-Infasif


Ciri dan Diagnosis Eritema Multiformis

Penyakit ini memiliki ciri khas yang cukup mudah dikenali, seperti:

  • Muncul ruam kemerahan yang menonjol dari kulit sekitar
  • Terdapat bagian tengah (inti) pada ruam
  • Pada beberapa kasus, muncul lepuhan atau kerak di bagian tengah
  • Terasa gatal, perih, atau seperti terbakar
  • Timbul secara simetris di tubuh, wajah, dan leher
  • Biasanya berawal dari punggung tangan atau kaki, lalu menyebar ke lengan, tungkai, hingga badan
  • Umumnya hanya mengenai kurang dari 10% permukaan kulit tubuh

Pengobatan Eritema Multiformis

Pengobatan disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala. Beberapa terapi yang umum diberikan antara lain:

  • Obat oles (topikal): Kloderma cream dan Sagestam cream
  • Obat minum (oral): Cetirizine tablet untuk membantu meredakan gatal dan reaksi alergi

Jika gejala memburuk atau tidak membaik, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat 💙

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *